Sore itu
menjadi haru dan syukur saat aku bertemu dan berteguran dengan dia, kenapa aku
biLang haru dan syukur, karena aku tau bahwa sesuatu yg kita rencanakan, beLum
tentu akan mejadi rencanaNya. Sudah sering sekaLi aku berencana dan mengatur
siasat agar bisa bertemu dia, tetapi dari banyaknya rencanaku, hanya 5% yang
bisa mendapatkan hasiL.
Sekitar jam
set 6 aku keLuar dari rumah, niat pertama untuk membeLi puLsa, yang kedua, untuk
nguLur2 waktu berbuka puasa dan yang ketiga, untuk bisa berpapasan dengan dia,
minimal bisa ngeLiat diaLah, kaya hari senin kemarin.
seteLah
meLewati Lampu merah gn.sari dan gn.maLang, aku dengan sengaja memeLankan
motorku, dengan harap bisa berpapasan dengan dia, tetapi sampai jembatan
puskib, aku gak juga bisa berpapasan dengan dia,,dan akupun meLewati arah Lain
untuk bisa membeLi puLsa di konter jLn mangga. Sempat sedih daLam hati, sempat
menggerutu padaNya, aku kangen dia tuhan, aku saying dia,,tetapi bisikan hati
berkata,” rencanamu beLum tentu rencanaNya, tetap tawakaL die”. Aku berbesar
hari dan mengucap istighfar.
haL yang
membuatku gk bisa berkata2 pada sore itu saat memasrahkan diri padaNya, LaLu tepat
di pertigaan jaLan mangga, aku ngeLiat wanita berjiLbab, membeLokan motornya
kearah kiri menuju mertadinata, speechless bgt aku, Dia…iyaa itu Dia, Marissa
gadis yang sudah membuat aku jatuh sejatuh jatuhnya (read : cinta). Aku kejar
dia dan menegur dia, say hai dan bertanya hendak kemana dan dia pun bertanya
sebaLiknya, percakapan singkat itu aku akhiri dengan senang, haru dan bahagia.
padahaL konter yang mw aku tuju sudah terLewat jauh, hehehe
perjaLanan
puLang kerumah menjadi sesuatu yang istimewa, tidak henti-hentinya aku mengucap
syukur dan sembari mengucap aLhamduLiLLah, aku percaya, aLLah akan seLaLu
memberikan sesuatu yang terbaik jika hambaNya mau berserah diri dan
mengingatNya, YAA ALLAH untuk saat ini dan seterusnya, aku akan seLaLu
mengingatMu, bersujud dihadapMu dan berserah diri padaMu. Aku tidak
mempermasaLahkan Dia akan menjadi jodohku apa tidak, tetapi aku berharap, agar
aku, dia, keLuargaku dan keLuarganya bisa berhubungan baik, WaLLahu’aLam
bissahab.